Buku ini menyajikan sorang anak yang harus terpisah dari orang tua kandungnya
buku ini menceritakan Burhan dan kawan-kawan , ketika menemukan sumber air yang sudah lama didambakan oleh penduduk desa di sekitar Bukit kembar .
Ih, apa, sih, hebatnya Ayah? Pertanyaan itu belakangan terus berada di pikiran Rani. Rani merasa selama ini tidak ada yang hebat dengan ayahnya. Tabita bilang, ayahnya hebat. Soalnya, ayahnya punya mobil baru dan kemarin mereka sekeluarga jalan-jalan ke Puncak. Kalau Lulu bilang, ayahnya hebat. Soalnya, suka masak nasi goreng pagi-pagi untuk Lulu. Chira bilang, ayahnya hebat. Karena ayahnya itu…